Melabil !

Lama rasanya tidak menulis. Bukan rasanya, tapi faktanya lebih tepatnya.
Belakangan suka disibukkan dengan pemikiran yang ga jelas semakin ga jelas. Dan untuk memulai ini pun ga paham harus dimulai dari mana :p

Dimulai dari 19 Oktober 2015, ceritanya menjadi setengah sarjana di sebuah universitas negeri di purwokerto. Berhubung masih pendadaran, jadi kepalanya diisi sama pertanyaan-pertanyaan yang keluar begitu saja (seperti biasa) tanpa butuh respon dari orang. Kemudian sah 10 hari kemudian menjadi beban negara alias pengangguran, eeeh fresh graduate,  maksudnya sah menjadi sarjana di yudisium 29 Oktober 2015 (cihuuuuy.. fresh banget kaaan??), ternyata bukan memberikan beban semakin ringan. Ku kira lulus itu menyenangkan.  Lulus tak berarti free yang sebenar-benarnya, free dari skripi, mengejar dosen, tuntutan lulus, daaaaaan lain-lain. Beban semakin berat sodaraah!!!

Kata teman-teman yang udah pada lulus deluan sih “Welcome to the jugle!”. Menjadi sarjana ternyata seperti keluar dari kolam arwana masuk ke dalam kandang anakonda. Welcome to the reality!

Bingung mau apa setelah lulus. Jujur aja, dulu aku mahasiswa idealis yang punya segala rencana A B C atau D. Lulus sekian tahun, kemudian bekerja seperti ini. Dan, sekarang realistis. Rencana berantakan! hahaha. Ditambah lagi sejak kuliah, selalu dibingungkan dengan passion ku apa?? Fix sedang labil. Ternyata lagi-lagi memahami diri sendiri itu susah. Mau jadi apa aku kelak?

All I want to do is traveling !

Selalu berpikir traveling  kah yang ku cari? Apa dia cuma sekedar hobby yang me-refresh otak? Pengennya sih dia karirku. Karir yang menghasilkan. My hobby is my career. Pengennya begituuuuu... uuuh. Dan sampe keluar celetuk dari temen “Chan kayanya kamu belajar dandan deh. Coba jadi pembawa acara yang jalan-jalan gih. Aku serius loh” iren said. This is the way?? Men !

Nah, kembali ke topik. Jadi ntah kenapa puncaknya adalah hari ini. Efek dari nonton youtube tentang experiment sederhana plus kisah orang inspiratif. Jadi ngerasa hidup gini-gini aja. Melakukan ini itu yang sama dengan cara yang sama. Kata orang-orang, yaa hidup cuma sekedar hidup. Daur ulang kegiatan yang itu-itu aja. Merasa ga guna banget deh :’(

Daaaan akhirnya berpikir mau mencoba menjadi volunteer sama teman. Pengen jalan ga sekedar jalan. Liburan ga sekedar menikmati, tapi juga belajar di tempat yang ga ditemuin di sekolahan atau kuliahan. Sempat terpikir kesitu dulu, tapi karna ga ada waktu dan masih punya beban tugas negara (skripsi), jadi fokus kesitu dulu. Udah searching-searching sih, udah ngeliat beberapa web juga. Semoga mendapat pencerahan :D

Categories: Share

Leave a Reply