Radio Rusak [?]
Okeey.. mari kita peduli tanpa ikut campur.
Karena hidup mereka bukan hidupku, maka urusannya pun bukan urusanku. Layaknya sih ini bukan disebut peduli. Terlalu bullshit peduli diartikan tidak ikut campur, walau ada batasnya. Mari kita artikan itu sebatas mengingatkan.
Dan mari garis bawahi aku bukan alarm.
Karena aku semakin terlihat bodoh ketika aku berbicara hal yang sama bahkan bukan untuk kebaikanku dan hidupku, sementara suaraku dibiarkan berlalu begitu saja.
Seperti radio rusak dengan suara sumbangnya, yang tidak diharapkan, dan kalau bisa dibuang dengan rongsokan lainnya. Seperti sampah !
Dan mari garis bawahi terlalu peduli itu ternyata tidak baik. Karena siapa aku dihidup mereka, dan apa urusanku sehingga mereka ku inginkan lebih baik (?)
Percuma dewasa badan dan umur jika otak tidak mampu berpikir dewasa.
Mari berperkara sendiri.
Mari urus hidup sendiri.